Kegiatan Rumahan Selama Pandemic COVID 19

Sebelum adanya pandemic yang melanda semua Negara di Dunia ini, sudah ada beberapa perusahaan yang memberikan kebijakan terhadap karyawannya untuk bekerja darimana saja yang penting hasilnya sesuai dengan ekspektasi organisasi atau perusahaan. Biasanya perusahaan tersebut rata-rata bergerak dibidang teknologi Informasi. Dulu ketika saya aktif travelling beberapa ketemu orang yang bekerjadi di bidang tersebut. Mereka bebas bekerja dimana saja.

Selama management menerima result positive dari si karyawan tersebut dan anytime di butuhkan untuk meeting sudah ready dengan meeting virtual. Di kantor gue dulu dengan bidang bisnis jasa IT (Information Technology) belum sebebas mereka. Gue hanya bisa bekerja dari rumah jika kondisi badan tidak memungkinkan.

Kebijakan Selama Pandemic COVID 19

Namun sejak adanya pandemic COVID 19 organisasi berlomba-lomba dituntut agar bisa memberikan fasilitas yang memadai untuk karyawannya karena tuntutan tidak bekerja di gedung dan adanya social distancing. Kebutuhan kerja karyawan Mulai dari Laptop, Internet, settingan aplikasi kantor yang digunakan wajib di penuhi oleh perusahaan guna menunjang tercapainya tujuan perusahaan. Sebelum dilakukan bekerja dari rumah (Work From Home) semua Human Resource memebrikan arahan yang sesuai untuk Work From Home.

Disela-sela Work From Home, begitu banyak trend yang mucul dikalangan masyarakat. Diantaranya :

Pelihara Ikan Hias

Pelihara Burung

Bersepeda

Menulis

Bertanam

Salah satu teman ku yang memiliki usaha jual tanaman hias dan jual bibit ikan hias mengatakan bahwa permintaan selama pandemic sangat meningkat tajam. Beberapa dari pembeli membeli tanaman hias untuk di tanam di pekarangan rumah mereka.

Namun ada yang sedikit lucu ketika membahas trend Bersepeda. Ada beberapa orang yang tiba-tiba menjadikan ini trend tanpa memikirkan apa manfaatnya. Harga sepeda pun diawal-awal pandemic melambung tinggi. Para pemilik sepeda tersebut masih rajin di minggu pertama dan minggu ke dua. Namun minggu berikutnya sudah tidak terlihat lagi kegiatan yang biasa dilakukan selama dua minggu. Hmmm… apakah sudah lelah bergoyes ria atau hanya mengikuti trend belaka.

Kalau gue sih memilih bertanam tanaman yang bisa di konsumsi di kala pandemic. Kenapa memilih bertanam tanaman tersebut? Karena bagi gue menghasilkan dan bisa di nikmati hasilnya. Artiannya dua hal yang gue ambil, melihat tanaman tumbuh kembang dan menikmati hasilnya. Terlepas dari apa yang menjadi hobby anda di kala pandemic, yang pasti mengusir kejenuhan. Ini update tanamanku selama pandemic.

Tanaman Cabeku selama pandemic Covid 19
Panen Cabe
Hasil tanaman Pepaya

Apa kegiatan anda selama Pandemic? share dong!

Oh… COVID 19 bikin rusuh aja!!!

Pandemic COVID 19

Respon pertama kali dengar berita adanya pandemic yang bernama virus Corona dari Wuhan China dan WHO merelease nama wabah ini menjadi COVID 19 secara pribadi respon gue biasa aja. Gue anggap zaman sekarang mah lebay kadang-kadang beritanya di lebih-lebihkan. Bahkan kalo kita lihat kejadian-kejadian viral social media sebenarnya kebanyakan berita tidak mutu. Contohnya seorang gadis mukbang dengan sabun mandi  yang di makan!, ada yang ber make up dengan alat bantu balon untuk di tacap ke wajahnya!, ada juga berita artis yang berantem walau hanya settingan dan jadi viral, dll. Dari situ gue merasa paling berita-berita virus ini hanya berita lebay.

Namun dari januari berita wabah ini makin tersebar ke seluruh penjuru Dunia dan ke Indonesia pemerintah secara resmi release awal maret 2020 sudah ada yang positif COVID 19.  Namun pada kenyataannya di bulan februari 2020 beberapa perusahaan sudah mengambil tindakan dengan cara Work Form Home (WFH). Beberapa perkantoran Ada yang mulai tanggal 17 februari 2020 WFH tahap I. sementara release pemerintah baru di awal maret 2020 jadi memang ada perbedaannya. Management di kantor kami pun pada tanggal 28 Februari 2020 melakukan WFH hingga postingan ini gue publish.

Walaupun beritanya sudah menakutkan tetap saja masih banyak warga Negara kita yang anggap virus ini biasa saja. Masih belum peduli terhadap kebersihan. Dan masih banyak warga yang bilang “ Orang Indonesia mah kebal sama Virus, santuy (santai) saja!!!”. Dan bener saja, masih banyak warga yang tidak mengikuti anjuran pemerintah seperti cuci tangan habis dari Luar, menggunakan Masker, ganti baju atau mandi kalau baru dari Luar, menghindari kerumunan, kumpul keluarga, tidak mengadakan kegiatan keagamaan. Sejak dinyatakan adanya virus di Indonesia hingga sekarang sudah dari 140.000 kasus dan dinyatakan meninggal sudah 6.000an Orang sejak tulisan ini gue publish.

Dampak Pandemic COVID 19

Dampak yang luar biasa terjadi di semua sektor bidang bisnis tidak ada yang tidak terdampak. Bahkan beberapa Negara dinyatakan resesi akibat lesunya ekonomi. Pertumbuhan rata-rata ekonomi Negara di Dunia  dinyatakan minus, bahkan Negara kita di Quartal II tahun 2020 dinyatakan Minus. JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pusat Statistik ( BPS) melaporkan, produk domestik bruto (PDB) RI pada kuartal II-2020 minus hingga 5,32 persen Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 5,32 Persen pada Kuartal II-2020.

Beberapa ekonom juga memprediksikan di Quartal III kondisinya bisa mungkin sama. Para pengusaha memutar otak agar perusahaannya tetap survive mulai dari potong biaya yang kurang produktif. Dan beberapa perusahaan yang tumbang  mengakibatkan pengangguran dimana-mana. Masih banyak dampak lain dari pendemic ini seperti Sekolah ditutup,industri hiburan, pariwisata, penerbangan, perbankan, jasa hiburan, Restoran, ekspor-impor, dll masih banyak lagi yang lain.

Dampak Positif Pandemic COVID 19

Semua orang selalu mengatakan bahwa kejadian yang menimpa umatNya akan mendatangkan kebaikan. Begitu juga dengan kejadian pandemic ini ada juga sisi positif yang kita sadari dampak positifnya. Setelah di berlakukan WFH ( Work From Home) membuat orang tua menjadi dekat dengan keluarga. Mungkin belum pernah terjadi karena terlalu sibuk bekerja. Untuk kegiatan ibadah, semua dilakukan harus di rumah. Gue rasa ini juga awal kebaikan bagi keluarga untuk mendekatkan diri sekeluarga ke pada Tuhan Yang Maha Pencipta. Untuk keluarga yang dulunya renggang karena kesibukan bisa jadi makin dekat satu sama lain karena tiap hari di rumah. Bisa jadi suami or istri yang punya selingkuhan bisa terbongkar karena gak bisa keluar cari-cari waktu selngkuh :P. masih banyak sisi positif dari kejadian ini.

Harapan kedepannya setelah Penemuan vaksin COVID 19

Tulisan ini sebenarnya hanya kulitnya saja karena gue bukan ahli di bidang ekonomi yang paham secara detils. Namun harapannya semoga vaksin Covid-19 ini segera ditemukan agar dunia kembali aman. Memang sih akan ada perubahan kebiasaan masyarakan sebelum pandemic ini dan setelahnya. Contoh kebiasaan sehat rajin mencuci tangan akan menjadi rutinitas kedepannya. Akan makin banyak orang olah raga menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari penyakit apapun yang sifatnya menyerang daya tahan tubuh. Para pembaca yang budiman, semoga sehat selalu ya… God Bless y’all.