Sikit cerita dari Borneo negeri Malaysia Kota Kinabalu part II

Setelah dipastikan semua peralatan dan juga tiket sudah di booking saatnya menuju Pulau. Oh no kecepatan speed boat nya luar biasa sodara-sodara!!. Hanya berselang ±20” sudah tiba di Pulau pertama yakni pulau mamanukan.

Disambut lagu Goyang Dumang.

Gue sama teman gue ketawa habis ketika lagu ini terdengar kencang di jembatan penghubung speed boat dengan Pulau Mamanukan. Emang lagu itu, lagu apa?, nihh lagunya.

Karena gue penasaran mengapa lagu itu di putar beberapa kali, ternyata orang malaysia sangat tau dan sangat suka lagu-lagu dari Indonesia. Masih ingatkan soal warning dari Pemerintah Malaysia untuk tidak memutar lagu-lagu dari penyanyi Indonesia di Negara Meraka?, nah itu dia jawabannya. Lagu-lagu ciptaan musisi Indonesia jauh lebih bagus. #Lupakan soal Lagu#.

Pemandangan pertama yang disambut Laut hijau Tosca dan sangat banyak wisatawan lokal maupun manca negara disini.

Mamanukan Island _ Backpacker to Kota Kinabalu _ Nandito Silaen

View of Mamanukan Island. Keren Kan 😀

Menurut gue pantai Ini sangat cocok untuk pengambilan background. Namun untuk menikmati indahnya isi lautan, pasti tidak akan di temukan. Mengapa?, karena karangnya sedikit dan hanya didominasi pasir Putih. Namun untuk pesona viewnya, gue katakan sangat luar biasa.

Mamanukan island ; kota kinabalu ; bacpkacing kota kinabalu malaysia ; nandito silaen

Model saingannya ikan paus di Mamanukan Island

Setelah puas menikmati keindahan ciptaan Tuhan di Pulau ini, kita lanjut ke Pulau mamutik.

Perjalanan dari Pulau Mamanukan menuju Pulau Mamutik tidak terlalu lama. Sekitar 10 Menit dengan speed Boat. Nah, untuk itulah tiket yang sudah lo beli tidak boleh hilang. Karena itu adalah tiket yang digunakan masuk ke pulau.

Wisatawan Manca Negara dikenakan 10 Myr Per Orang.

Jadi karena kita belum bayar retribusi untuk kedua pulau tsb, maka kita akan dikenakan MYR 10 per orang. Sebenarnya bisa saja hanya dikenakan MYR 3 per orang dengan cara merubah bahasa lo menjadi Melayu alias Bahasa Melayu. Tetapi apa mungkin kamu menghilangkan negaramu hanya beda MYR 7 per kepala?. Kalau gue tetap bilang Indonesia.

Mamutik Island Kota Kinabalu_Backpacking kota kinabalu; nandito silaen

Mamutik Island

Perbedaan dengan Pulau mamanukan hanya batu-batu besarnya dan kebanyakan para pemburu Matahari, kebanyakan memanjakan diri disini. Selain pasir putihnya, matahari yang bersinar langsung terasa. Jadi yang mau tanning silahkan ke lokasi ini

View of Mamutik Island ; nandito Silaen

View of Mamutik Island

nandito silaen ; Mamutik Island

Model saingannya ikan lumba-lumba di Mamutik Island

Berhubung sudah sore dan kini saat nya kembali ke hotel untuk kembali berkuliner ria :D.

 

 

Advertisements

23 comments on “Sikit cerita dari Borneo negeri Malaysia Kota Kinabalu part II

  1. Kan bisa di-melayu-melayu-in 😀 Bagus ya pantai-nya..saya suka tuh pantai dengan batu-batu besar gitu..
    sudah pulang liburan nih?

    • Jangan2 kamu penyanyi melayu ya ndahh?, aihh tak kusangka dan tidak TERDUGA :d.

      Tp bagusan pantai laskar pelangi ndahh, batu2nya lebihh ok. Baru pulang ndahh… Nanti dulu dehh cerita Togian yg menakjubkan. Kamu harus kesana untuk diving ndahh. Kasian liat disana, pak le sama buk le semua. Hanya kami yg lokal saat itu :(.

  2. Gara says:

    Bebatuan di pantainya cocok buat pose ya Bang :haha. Sebenarnya tak banyak ya beda antara pantai di sana dengan yang di Indonesia, di Indonesia bahkan banyak yang lebih indah, cuma akses untuk di sana memang lebih bersahabat dengan wisatawan, sedangkan di sini rata-rata masih tersembunyi :hehe.

    Kocaklah itu Goyang Dumang :haha. Maksud hati melarang lagu, memang selera tak bisa menipu :haha. Tapi bangga, bisa mendengar Goyang Dumang di mancanegara :))

    • Hahahaha… betul Gara. disana gara transportasinya bagus dan juga promosinya wisatanya bagus bagt. padahal mahh biasa aja :D. semoga sj nanti lebih baik transportasi dan akses ke lokasi wisata di indonesia :). betull banget, dan tau nggak sihh mereka hafal nama2 penyanyi Indonesia lhoo. sampe yang dulu Olga meninggal tau banget mereka :D.

  3. winnymarch says:

    mirip belitong ya ito

  4. Dita says:

    Hahahaha ada goyang dumang segala

  5. BaRTZap says:

    Jadi ingat, pas ke Malaka aku dengar lagu “Sakitnya Tuh Di Sini” diputar di becak-becak hias yang keliling kota tua nya itu. Kocak.
    Btw, pantai nya emang gak terlalu ramai gitu ya?

  6. awwgie says:

    Ini keren ya kota dan lautnya. Penyanyinya goyang dumang kan udah pernah tur ke Malaysia sana, makanya mgkin lg happening juga lagu2nya *malahbahasini 😀

  7. Jadi kalau ngomong melayu bisa beda tiket masuknya?

    Berape mak Cik? wkwkwk.. Untungnyee sekarang ada upin ipin ye…

    itu model bukan saingan lumba2 dan paus Nandito… tapi buat diumpanin, wkwkwk … pissss 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s