Tips and Trick Trip Ke Bangkok-Thailand, Kamboja , Vietnam part Six visit Phra Nakhon Si Ayutthaya

Jujur untuk H-2 sebelum kembali ke Jakarta sangat bingung mau kemana. tentu pertimbangan yang paling berat mengenai keuangan. Maklum keuangan sudah menipis :D. Sebenarnya masih ada duit di ATM yang bisa tarik tunai. Tetapi gue gak mau mengambil dengan seinstan itu. Soalnya dari pertama berangkat sudah di budget kan semua keuangan disana. ok, browsing dan tanya teman-teman yang sudah pernah ke Bangkok, finally kami memilih ke Phra Nakhon Si Ayutthaya atau terkenalnya dengan Ayuttaya.

Obyek Wisata Apa saja di Atuttaya?

Jika baca Historynya di internet dan papan pengumuman di Candi-candi di Ayuttaya,  lokasi ini merupakan Bekas kerajaan dahulu kala dan terkenalnya dengan berbagai candi. Dan candi ini masih banyak digunakan untuk sembahyang hingga saat ini.

Founded around 1350, Ayutthaya became the second capital of Siam after Sukhothai. Throughout the centuries, the ideal location between China, India and the Malay Archipelago made Ayutthaya the trading capital of Asia and even the world. By 1700 Ayutthaya had become the largest city in the world with a total of 1 million inhabitants. Many international merchants set sail for Ayutthaya, from diverse regions as the Arab world, China, India, Japan, Portugal, the Netherlands and France. Merchants from Europe proclaimed Ayutthaya as the finest city they had ever seen. Dutch and French maps of the city show grandeur with gold-laden palaces, large ceremonies and a huge float of trading vessels from all over the world. All this came to a quick end when the Burmese invaded Ayutthaya in 1767 and almost completely burnt the city down to the ground.

Today, only a few remains might give a glimpse of the impressive city they must have seen. Its remains are characterized by the prang (reliquary towers) and big monasteries. Most of the remains are temples and palaces, as those were the only buildings made of stone at that time. The great cultural value of Ayutthaya’s ruins were officially recognized in 1991, when the Historic City became an UNESCO World Heritage Site. Its proximity to Bangkok make it a popular day-trip destination for travelers from Bangkok. (http://wikitravel.org/en/Ayutthaya)

How to Get Ayuttaya from Bangkok (Khaosan Road) ?

Ada beberapa cara menuju Ayuttaya berdasarkan penglihatan dan informasi di beberapa Agent Travel yang kami tanya. Fyi, gue selalu melakukan hal ini agar tau range harga yang sebenarnya dilokasi yang dituju. Jadi pura-pura nanya-nanya ini dan itu #padahal gak ambil paket tripnya :D#. So, menuju Ayuttaya dengan pilihan dibawah ini :

1.Menggunakan jasa Agent Travel dari Bangkok.
→ Kami tidak memilih ini karena mahal 😀
2.Taxi
→ Kami tidak memilih ini karena mahal juga 😀
3.Public Transportation.
Definitely with Public Transportation. Tentu biaya lebih murah dan banyak dipilih para pelancong lainnya. jadi pilihannya adalah Kereta Api dari Stasiun Hua Lamphong.

Hau lamphong Station.

Oh iya, untuk menuju stasiun Kereta Hua Lamphong dari Khaosan rd bisa dengan Taxi atau Bus Umum. Tentu pilihan gue adalah Bus Umum. Kenapa? Ya.. karena gue ingin tau seperti apa keseharian disana. ada beberapa yang menginformasikan Bus yang menuju Stasion ini dengan Bus Nomor 153, tetapi tidak ada yang tau asal Bus itu dari mana. gue coba search di Backpacker World, kebanyakan bingung juga. berarti secara logika kita akan menuju jalan besar terlebih dahulu untuk mendapatkan Bus ini. namun setelah bertanya sama petugas di pinggir jalan, banyak Bus menuju Hua Lamphong. Jadi jangan takut yang penting loe sudah di Jalan besar ini. harga Busnya THB 6 per orang. kan lumayan daripada bayar taxi THB 60-80.  Berikut Lokasi Jalan yang gue maksud :

Phra Athit rd - Bangkok ; Bus 153 bangkok

Phra Athit rd – Bangkok

Untuk Harga Taxi menuju Hua Lamphong Station THB 60 – THB 80.Sekitar ± 20″ tibalah saatnya di Stasiun Hua Lamphong.

Hua lamphong Thailand;

Hua lamphong Thailand. namun Gedung ini untuk KRL kalau tidak salah

Wah, senang banget karena ingin tau betul pelayanan Kereta di Bangkok dibanding di negara kita tercinta.

Hua lamphong station - Thailand

Hua lamphong station – Thailand. Beli tiketnya harus disini ya…

Selain ke Ayuttaya, bisa juga Bandara Don Mueng bisa juga dari hua Lamphong tentu dengan harga tiket yang lebih murah dibandingkan dengan taxi.

Hati-Hati Ada Calo di Stasiun Hua Lamphong

Mengamati stasiun disini pelayanan samalah kayak di Jakarta. Ada calonya Bung!! Dengan seragam Biru. Jadi si calo ini sebenarnya gak memaksa kok. Hanya saja dia menawarkan naik taxi. Pertanyaan gue adalah, kalo gue sudah ke Stasiun jauh-jauh kenapa juga pake Taxi?. Hadehhh…..:P. Lupakan soal si calo. Kita langsung masuk kedalam dan si petugas tiket langsung menanyakan tujuan kita kemana? dan biasanya si petugas menawarkan yang mahal dulu dengan kelas executive. Harga itu gue tolak dan minta ekonomi dengan harga THB 20 per orang.

Ok saatnya menunggu kereta ke Ayuttaya. Eh.. disamping itu ada pemandangan aneh menurut gue. Ada beberapa orang yang potong rambut di pinggir rel. Pertanyaan gue, emang si customer yang potong rambut tidak punya waktu banyak untuk potong rambut di salon atau potong rambut? Apakah dia bekerja 24 bagaikan robot?. Hadehh.. ada-ada saja!.

Barber on Station Hua lamphong;hua lamphong station thailand

Barber on Station Hua lamphong

Setelah menunggu hingga hampir ±30” kini saatnya naik kereta api, tut..tut… siapa hendak henti :D.
Nah sekitar perjalanan 30” ketemulah Bandara Don Mueang. Jadi sodara-sodara jika loe mau ke Bandara menggunakan Kereta belilah tiket jurusan ini atau ke Bandara juga ada pilihannya.Sekitar 2 jam Kemudian tibalah di Ayutthaya dan disambut cuaca yang sangat panas.

Ayuttaya ;Yai Chai mong koi

Welcome to Ayuttaya

Entahh kenapa kali ini banyak juga pelancong dari luar sedikit kebingungan membaca map disini. Map yang dimaksud adalah lokasi candi2 yang jadi obyek tujuan.

Map of Ayuttaya

Map of Ayuttaya. tuhh Lihat Banyak Banget.

Jika kita lihat di map nya, lokasinya sangat berdeketan antara satu canti dengan candi yang lain. Jadi kami masih berpikiran untuk jalan kaki, walau itu mustahil dikarenakan cuaca panas dan juga jauhnya lokasi dari stasiun Ayutthaya :D.

Transportasi Di Ayuttaya | Transportation Ayuttaya
Berdasarkan pengamatan gue ada 3 jenis moda transportasi disini tentu ketiga nya berbeda.
1. Menggunakan Tuktuk
→Rent dengan hitungan jam, dari jam sekian hingga jam sekian. Jika melebihi batas yang ditentukan akan di kenakan biaya tambahan.
2. Rent Motor
→ Perhari biaya Rent nya THB200. Ya hampir sama dengan biaya Rent di Bali.
3. Sepeda
→ ada yang Rent, namun sepertinya jarang digunakan. Karena lokasi candi yang satu dengan yang lain berjauhan.
Kami berdua sebenarnya mau masih mencari alternatif bus lokal. Namun setelah kami tanya, tidak ada angkutan yang melalui Obyek Wisata ini.
Saran gue jika loe memang mau eksplorer Ayutthaya, lebih baik Rent Motor. Namun kami saat itu tidak memilih itu dikarenakan tidak pakai jaket dan jadilah Tuktuk dengan biaya yang lumayan mahal. Untuk 4 Lokasi saja harganya THB 400, padahal hanya sebentar.

Photo-Photo dibawah ini merupakan photo yang gue urutkan berdasarkan Kunjungan perlokasi. Mengenai nama-nama candinya gue lupa sodara-sodara, hanya satu yang gue Inget “Yai Chai mong koi Temple”. Mungkin bagi anda yang tau nama candinya, silahkan bantu ya.. :D.

Yai Chai mong koi ayuttaya

Yai Chai mong koi

Lokasi Candi di Ayuttaya

Lokasi Candi di Ayuttaya

Sembayang di Ayuttaya

Sembayang di Ayuttaya

Ayuttaya; temple ayuttaya

Lupa nama Lokasinya 😀

Ayutthaya Buddha Head;Patung Buddha di akar Pohon ayuttaya ;The Temple of the Great Relic

patung Budha di akar Pohon. Salah Satu Objek Wisata harus di kunjungi di Thailand

Tuntas juga perjalan mengelilingi Negara-negara ini. banyak kenangan dari semua perjalanan yang gue lakukan membuat pengalaman hidup semakin banyak. jadi jangan pernah beranggapan bahwa trip itu hanya bersenang-senang. Bagi gue, banyak pelajaran berharga yang didapat. Bertahan dari Scam, manage keuangan biar gak langsung habis, mengambil keputusan saat plan A tidak sesuai, ketemu dengan berbagai orang, mendapatkan Budaya yang berbeda, dan lain-lain. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan semua dan senang jika anda bertanya lebih details.  Tunggu cerita berikutnya. Cheeeeerrrrrsss… nandito.

Advertisements

2 comments on “Tips and Trick Trip Ke Bangkok-Thailand, Kamboja , Vietnam part Six visit Phra Nakhon Si Ayutthaya

  1. joy says:

    kalo bole tau..perjalanan di tiga negara ini butuh brp hari+budgetnya brp?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s