Trip Ujung Kulon part I

“Bus full..? damn………..!!!
ambil opsi naik truk dari Tangerang Cikokol Serang……….. (ide gila) “
Itulah cerita awal perjalanan gue sama teman ke UjungKulon kali ini. mengapa tidak, gue dan bersama 10 orang lainnya sudah menghitung biaya transportasi yang pas-pasan hingga tiba di Ujung Kulon. Tetapi karena high season, alhasil diluar dugaan dan harus menambah biaya tambahan. Penumpang yang menuju Serang, Merak, Bandung, masih tertahan akibat membludaknya penumpang yang akan menghabiskan long weekend mereka. Tetapi semua teratasi juga ketika kami berhasil merayu sang supir angkot menuju Serang. Dengan kata lain Rent Angkot dari Tangerang. Ohh iya, mungkin buat lo yang belum tau soal Ujung Kulon yang menjadi salah satu tempat habitat Badak bercula satu di Indonesia, berikut gue kasih Lokasinya.

Ujung Kulon National Park Indonesia

Ujung Kulon National Park Indonesia


How To Get Ujung Kulon From Jakarta or Tangerang ?
Saat ini jalur yang digunakan menuju Ujung Kulon masih jalur darat. Maklum belum ada Bandara disini :D. Adapun Rutenya adalah Jakarta – Serang – Taman Jaya – Penyebrangan dengan Kapal – Ujung Kulon.
Jujur saja perjalanan yang paling banyak menguras tenaga adalah dari Serang Ke Taman Jaya. Belum lagi Jalanan yang rusak parah membuat perjalanan semakin lama. Sangat disayangkan juga hal ini bisa terjadi mengingat peminat dari pulau ini sangat banyak baik dari Domestik maupun mancanegara. Pertanyaan kembali, kenapa anggaran pembangunan jalan tidak dialokasikan mengingat ada potensi pariwisata disini. Sering sekali gue mengamati hal ini ketika melancong kesuatu tempat yang memiliki potensi pariwisata. #tanya pada rumput yang bergoyang#.
Sekitar ± 6 jam didalam mobil, akhirnya tiba juga di Tamanjaya. Terlihat pemukiman penduduk serta matahari menyambut kami saat itu. Berhubung karena masih pagi, kini saatnya mencari sarapan pagi untuk mengisi energi pada saat penyebrangan dari Taman Jaya ke Ujung Kulon.
Ready for Peucang Island
Hmm… kali perjalan yang sangat luar biasa. Mengapa tidak,semua peralatan harus dipersiapkan mulai dari kemah (penginapan), pakaian, makanan, penerangan, dll. Bagi beberapa orang, hal ini sesuatu yang konyol dan tidak logis. Ya… tentu orang akan berpikiran jika berwisata hanya bersenang-senang dan tidak mau repot membawa peralatan ini dan itu. Tidak disalahkan juga pemikiran seperti itu. Karena itu adalah hak pribadi masing-masing yang memiliki tujuan tertentu. Back to topic, untuk menuju Ujung Kulon island kita melewati Peucang Island. Sekitar ±2,5 jam berada dikapal akhirnya tiba diPeucang Island.
Welcome to peucang Island.
Menjelang siang kapal yang kami rent merapat ke Dermaga untuk berlabuh. Suasana panas dan hijaunya pepohonan serta pasir putih menyambut kami siang itu. Selain itu terlihat beberapa orang penjaga pulau dan resort disana menanti beberapa tamu yang akan memasuki daerah tersebut. Gue pribadi berharap sekali ingin melihat Badak yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia saat ini. namun sayang hanya Babi hutan sama monyet saja yang keluar dari sarangnya :D.
Peucang Pier, Ujung Kulon National park indonesia

Dermaga Peuacang


Peucang Island, Ujung Kulon

Peucang Island


Pasir Putih di Peucang
sambil mengenakan peralatan snorkling, terlihat terumbuh karang dan ikan-ikan berkeliaran mencari makanannya. Mulai ikan berwarna ungu, pink, merah, bla-bla…yang tidak tau nama-nama ikannya memanjakan mata untuk tidak beranjak.
Peucang Island

Pasir Putih Peucang


Peucang

Menikmati suasana lautan


Peucang, Ujung Kulon, badak bercula satu

Menikmati lautan peucang


Dikapal Nakhoda sudah siap memasak makan siang kami, dengan keterampilan ala chef di salah satu program Tv lokal. Hanya saja, masakannya masakan tanpa recording alias video :D.
Namun menarik sekali kali ini, karena tiga orang dari kami hanya memancing dan tidak ikut bermain air. Wow…. ternyata ikan yang mereka tangkap luar biasa. Dan itulah pelengkap makan siang kami kali ini. Bisa lo bayangkan betapa nikmat makan diatas kapal plus ikan segar hasil pancingan santapan lo saat ini :D. #ngiler dehh lo#.
Peucang Eksotis, backpacker ujung Kulon

Makan diatas kapal


Setelah puas dan bermanja ria diatas kapal, kini melanjutkan perjalan ke Pantai Cidaon untuk mendirikan kemah. Pantai Cidaon merupakan bagian dari Pulau Ujung Kulon. Namun belum tiba di Cidaon hujan menyambut kami yang membuat kegilaan terjadi lagi diatas kapal. Ada yang mancing, ada yang mandi diatas kapal dengan air Hujan, ada yang tidur, ada yang kedinginan, bla-bla :D.
Kegilaan Diatas Kapal

Kegilaan Diatas Kapal


Setelah hujan berhenti, saatnya mendirikan kemah untuk istirahat. Tetapi perlu lo ketahui, bahwa lo benar-benar back to nature dan jauh dari kemegahan kota ataupun rumah.
Kemah Di Cidaon Ujung Kulon

Kemah Di Cidaon Ujung Kulon


Back to Nature, ujung kulon

Back to Nature


Zzzzz…. its time to slept ditemani desahan ombak yang seolah-olah menepi hingga ke lokasi kemah kami saat itu :D.

Advertisements

13 comments on “Trip Ujung Kulon part I

  1. Setelah cape main air enak bangett ya santap ikan hasil mancing 😀 .
    Ada lanjutan ceritanya ga to?

  2. pangeranrambee says:

    Jadi pengin ke sana. Hmm. Sayang, mau UN. Waah. Nunggu part II-nya ya?

  3. hallo, ada contact yang empunya kapal nggak ?? bisa di share ?? sewa kapalnya berapa yaa per harinya ?? Thanks 😀

  4. chris13jkt says:

    Wow harga sewa kapalnay lumayan juga ya. Gak bisa dibilang murah tapi dibilang mahalpun tidak. Itu kapal bisa muat berapa orang? Trus harga segitu sudah termasuk makan selama perjalanan?

    • halo mas Kris… thanks sudah berkunjung ke Blog ku :).
      muat 20 orang mas. kemarin kita bawa bekal sendiri mas. bawa tenda layaknya anak pramuka jaman dulu :D. tp keren lhoo mas disana, nanti di blog nya mas harus ada ujungkulon :D.pengen sekali foto2 ujungkulon berkibar di blognya mas :D.

  5. Rifai says:

    Ini Cuma Saran Aja, Untuk temen-temen yang Trip Kesana TOLONG SAMPAHNYA dibawa Pulang lagi yaa… heheh… Demi terciptanya KEBERSIHAN + jangan mengganggu habitat sana.. OK…!!! saya wass wass.. semakin Banyak orang yang kesana Habitat sana terganggu dan takutnya mengurangi…

  6. ZemMus says:

    Estimasi biaya dong mas? Thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s