Dunning Fee bank Mega, Jebakan?

Yukkkkkkkk… membahas Dunning Fee

Selamat siang, good afternoon, selamat menggunakan Mega Call. Untuk bahasa indonesia tekan satu, bla…bla…bla… silahkan masukkan Pin anda lalu akhiri dengan tanda *. Jumlah tigahin anda sebesar Rp. 649.607. untuk mengulangi tekan tanda #.

Kartu Kredi Bank Mega

Kartu Kredi Bank Mega

Kira-kira seperti itulah greeting dan informasi mesin sistem dari bank Mega di Call Center (CC) 500010. Gue langsung kaget dan langsung cek tagihan bulan sebelumnya. Hitungan gue adalah tidak lah seperti di informasi by sistem yang tadi. Dan tagian yang gue hitung-hitung adalah Rp. 549.607 plus bunga, dengan adanya Biaya tambahan Rp. 100.000; maka totalnya menjadi Rp. 649.607;. merasa penasaran di karenakan Sistem yang respond secara Otomatis tadi, maka saya hubungi kembali dan melakukan pengecekan terhadap CC. Hmm… penjelasan CS yang melayani gue waktu itu bikin emosi dan naikin tune dari 5 oktaf menjadi 7 oktaf. Informasi yang gue dapat adalah adanya Dunning Fee alias Biaya keterlambatan pada pembayaran bulan sebelumnya. Setau gue itu tidak di jelaskan waktu pertama kali gue buka CC. Sambil komat-kamit dan tidak sopan lagi memutuskan percakapan siang itu.

Memang gue akui adanya keterlambatan pembayaran cicilan yang gue lakukan pada bulan sebelumnya yakni tiga hari. Dan ternyata masih banyak korban yang merasa di rugikan Dunning Fee Mega tersebut, salah satunya Link berikut. http://fumme.blogspot.com/2012/05/jebakan-dunning-fee-kartu-kredit-bank.html .

Jujur secara pribadi kurang paham betul aturan baku perbankan atas Dunning Fee yang di keluarkan saat ini. Dari informasi yang gue dapat bahwa Dunning Fee tergantung penerbit CC. Nah apakah tidak ada aturan Baku dari BI? Apakah Customer tidak berhak mendapatkan itu diawal pembukaan CC?.

Gue pribadi bukan menjelek-jelekkan yang namanya Produk CC mega ini. Secara gue bukan kompetitor atau sales dari CC lain, adapun gue gunakan hanya Booking tiket saja.

So buat lo yang ingin mengajukan CC tanyakan betul semua biaya apa saja yang harus di bayarkan apabila terjadi keterlambatan pembayan, over Limit, kurang pelunasan, kurang pembayaran dari tagihan, dll.

Setelah Cicilan ini selesai yang pasti CC akan gue tutup beralih ke CC yang lain yang lebih bisa di percaya walapun tidak ada yang murni bagus :D.

Kartu voucer isi Ulang Palsu

Zaman sekarang sudah semakin maju dalam semua hal. tidak bisa di pungkiri bahwa semakin maju zaman yang kita hadapi, threat nya juga semakin banyak dan berbagai macam cara di lakukan. Mungkin sedikit gue kasih penipuan akhir-akhir ini. Diantaranya :
1. Penipuan transakasi Perbankan.
Duplicate web perbankan untuk mendapatkan user ID dan password nasabah ketika melakukan transakasi berupa pengecekan saldo dan juga transfer dana Nasabah.
2. Penjualan barang elektronik secara Online.
Menjual barang-barang yang Elektronik di bawah harga dasar Toko/distributor barang Elektronik tsb. Dan meminta si customer transfer uang terlebih dahulu namun barang tidak di kirim oleh pemilik Toko Online.
3. Bisnis Penjualan isi ulang elektrik dengan harga di bawah dasar dari distributor sebuah operator seluler.
Sudah banyak yang mengulas mengenai ini dan bisa di klik link berikut :
http://sakisoku.wordpress.com/2011/03/29/modus-baru-penipuan-via-sms/
4. Dll, dll..
Kali ini yang akan gue share adanya beredar atau bisa dikatakan adanya pelaku yang menjual / mencetak voucer isi ulang Palsu. Jika lo perhatikan gambar berikut tidak ada bedanya dengan voucer fisik lainnya. Namun setelah gue jelaskan pasti lo bakal bilang “oh iya.. ada bedanya:D”. Buat lo yang pernah mengalami dan sudah bisa membedakannya, terimakasih juga dan mohon di share ke rekan-rekan yang lain agar tidak menjadi korban.

Fisik voucer Simpati Rp. 100.000;00

Fisik voucer Simpati Rp. 100.000;00


Coba bandingkan kedua gambar di bawah ini :
Perbandingan Voucer Asli dan Palsu

Perbandingan Voucer Asli dan Palsu


Nah yang menjadi perbedaan pada gambar tersebut adalah hologram pencetak Voucer fisik tsb. Bisa lo bayangkan apabila oknum pelaku duplicate bisa mencetak ratusan bahkan ribuan voucer palsu tersebut, Kira-kira berapa keuntungannya?.

Pengalaman gue kali ini adalah voucer AsPal alias asli tapi palsu gue dan ipar gue temukan. yang mana sampai saat ini masih menggeluti usaha isi Ulang pulsa. Entah kenapa voucer tsb bisa masuk ke jualan kami. Sistem pembelian voucer yang kami lakukan adalah membeli Voucer isi ulang langsung ke pusat transaksi HP dan penjualan Pulsa terbesar di salah satu pusat perbelanjaan di daerah Jakarta pusat. Gue berpendapat jika voucer tersebut kami temukan.
Analisanya adalah ketika ipar gue beli Voucer ke Distributor yang mana nomor seri yang di berikan oleh pegawai distributor tidak sesuai dengan Faktur penjualan. Hal ini dikarenakan penulisan nomor seri voucer di tulis manual pada faktur. *tolong bedakan nomor seri voucer dengan Kode voucer. Nomor seri voucer terlihat di luar, tapi kalau kode voucer di lapisi Hologram*

Pertanyaan lo pasti seperti ini “emang lo gak cek kode serinya?”, ya.. secara psikologi kepercayaan kita terhadap toko/distributor tersebut sudah tidak di ragukan lagi dan tentu dengan lumayan banyak juga voucer-voucer operator yang lain pada saat transaksi hari itu sehingga tidak sempat mengecek satu persatu . tapi ternyata tidak semua kepercayaan di dunia ini bisa kekal. Bisa saja si karyawan menukar voucer fisik tersebut dan di ganti dengan voucer palsu.

Jadi buat lo yang melakukan transaksi voucer sebesar itu, perhatikanlah Hologram dan masa expired voucer yang lo beli. Apabila lo seorang reseller voucer isi ulang hati-hati juga dengan modus customer mengembalikan voucer yang sudah di beli. contoh Customer beli Voucer dari toko lo. Eh.. gak tau kenapa, si customer complain dan meminta penukaran Voucer yang baru. Nah biasanya lo akan menghubungi call Center dari operator tadi. Pasti jawaban call center bahwa kode voucer tersebut memang tidak terdaftar. Kemudian sebagai penjual lo buru-buru mengganti voucer yang baru. Dalam hal ini ada kemungkinan yang terjadi si customer menukar dengan voucer palsu. Untuk menghindari hal ini setiap penjualan voucer dengan nominal besar catatlah nomor serinya sebelum memberikan ke Customer. Apabila si customer complain, lo bisa punya data jika voucer yang di beli sebelumnya tidak sesuai. Jadi dari sisi lo aman terkendali dan ketauan kalau si customer sudah punya niat jahat.

So, berhati-hati lah karena threat akan semakin berbeda dari waktu ke waktu. Dan pelaku kejahatan semakin hari semakin pintar dalam mencari celah.