Trip Ke Pulau Belitung

Doa orang yang lagi butuh ternyata di kabulkan juga walau persiapan kurang matang dengan waktu yang sangat minim. Itulah ungkapan kesenangan gue ketika mengetahui bahwa Maskapai Citilink bersedia memberikan Seat terbang sebanyak 15 Seat per penerbangan Jakarta – Tanjung Pandan dan juga sebaliknya imbas dari pailitnya maskapai Batavia Air. Setau saya pemerintah tidak memberikan bantuan juga akan hal ini. Asumsi gue adalah bahwa Citilink bersedia mengangkut penumpang dengan kesepakatan rute tersebut bisa di ambil. Namun yang pasti gue senang banget mendengar dan sudah merasakan kebaikan dari pihak Citilink. Memilih jadwal travelling adalah pilihan yang sangat berat dalam hidup gue. Di karenakan banyaknya kegiatan yang gue lakukan *sok banget dehh*. Tapi karena niat sudah bulat finally gue bisa berjalan dengan lancar dengan 2 hari Destination di Pulau Belitung bisa terpenuhi juga. Namun di balik senang ada sedihnya juga kali ini. Ternyata teman gue yang dua orang tidak bisa jalan bareng di karenakan cuti yang tidak di approval dan pekerjaan yang mereka harus lakukan. Maklum seperti post gue sebelumnya https://nanditosilaen.wordpress.com/2013/02/18/tiket-promo-ada-resiko-kah/ tiket gue beli untuk 3 orang. Satu untuk gue dan 2 orang lagi dari Bandung. Ya itulah hidup selalu ada pilihan. Mau senang-senang pasti ada yang harus di korbankan. Dan tidak akan pernah hilang dari hidup kita sebuah pilihan.
Walaupun teman gue gak bisa bareng sama gue ternyata ada teman-teman yang lain mengambil schedule yang sama. Dan kebetulan dua orang juga. Jadi gue anggap mereka berdua adalah teman yang dari Bandung tadi. Transportasi di Pulau Belitung sangat susah dan bahkan bisa di hitung jari. Jadi saran gue, lo harus konfirmasi dulu ke pihak penyedia layanan rental Mobil sebelum berangkat ke sana. Dan biasanya kendaraan yang banyak di sewakan adalah kendaraan Roda empat. Semakin banyak rombongan maka semakin murah biaya mobil yang di keluarkan. Nah berhubung kami hanya bertiga, jadi biayanya sedikit mahal di bandingkan jika kami ada lima atau enam orang.
Welocome To Belitung

Welcome Belitung

Welcome Belitung

Destination pertama adalah Danau Kaoni. Danau ini merupakan Danau yang terbentuk akibat bekas dari Tambang yang sudah lama tidak di olah.

Danau Kaolin

Danau Kaonlin

Pulau Beiltung merupakan daerah tambang yang sangat besar. Masih banyak lokasi-lokasi yang lain di Pulau bangka yang menjadi pusat tambang perusahaan maupun tambang keluarga. Dan rata-rata satu keluarga memiliki tambang yang di proses secara Tradisional. Dan bekasnya bisa berubah danau yang berwarna biru ke hijauan apabila sudah lama di tinggal. Seperti Danau Kaoni yang gue sebutkan tadi. Setelah itu kami mencoba Mie Bangka yang sangat terkenal. Informasi sebelumnya yang gue dapat bahwa mie Atep adalah Mie khas Bangka. Namun ternyata informasi itu salah. Jadi nama Atep adalah nama warung penjual Mie Bangka. Di karenakan banyak yang makan mie ini baik dari kalangan artis hingga pejabat negara, maka semua orang menyebutnya Mie Atep.

Mie Bangka orang sebut Mie Atep

Mie Bangka orang sebut Mie Atep

Setelah menikmati mie Bangka, saatnya menuju pantai Burung Mandi dan Kuil Dewi Kuan Yin. Kedua Lokasi ini berada berdekatan. Namun yang pasti lumayan jauh dari kota Tanjung Pandan. Menurut gue Pantai ini bagus juga untuk lo penyuka Photographer.

Pantai Burung

Pantai Burung

Hunting Foto dan menikmati Pantai Burung mandi mendapatkan hasil kali. Yakni dua gadis cantik asal negeri Jiran namanya Ziwa and Mimi. Sebenarnya gue yang nekad untuk bertanya ke mereka untuk join dalam trip ke Pulau Lengkuas dengan kapal rental-an kami. Namun ternyata mereka berdua sudah booking Agent Travell di Belitung . Tapi tidak apa-apa, toh kebersamaan kami masih di nikmati sampai beberapa Lokasi di Belitung :D.

Bersama Mimi, gue, Zuwa and Nurul

Bersama Mimi, gue, Zuwa and Nurul

Sekitar ±100M dari Pantai Burung mandi, Lokasi yang akan kami Kunjungi Kuil Dewi kuan Yin. Tidak tahu persis mengenai Kuil ini. Namun yang saya pernah dengar ceritanya di bangun sekitar tahun 1747-an. Buat teman-teman Budha, mungkin bisa mencoba sembayang di Kuil ini. Namun kali ini kami hanya hunting beberapa Foto untuk Dokumentasi Pribadi.

Kuil Dewi Kuan Yin

Kuil Dewi Kuan Yin

 

Di Kuil Dewi Kuan Yin

Di Kuil Dewi Kuan Yin

Setelah Puas di dua Lokasi berikut saatnya ke Destinatioan berikutnya adalah Kota Manggar. Nama ini terkenal sejak Boomingnya buku dan film dari Andrea Hirata dengan Judul Laskar pelangi. Sampai saat ini kota Belitung di sebut dengan kota Laskar pelangi. Lokasi Syuting dan Replika dari Film tersebut bisa lo temukan disini, di kota Manggar.

Replika Laskar Pelangi

Replika Laskar Pelangi

 

Replika Laskar Pelangi Tampak Luar

Replika Laskar Pelangi Tampak Luar

Untuk masuk ke Replika Laskar Pelangi ini, tidak membayar Tiket apapun. Namun di sediakan satu Kotak sabagai sumbangan kebersihan ruangan tersebut. Di dalam lo bisa melihat karya-karya dari Andrea Hirata. Dan termasuk yang paling banyak di pajang adalah Cerita dari Film Laskar Pelangi.

Replika Laskar Pelangi tampak Dalam

Replika Laskar Pelangi tampak Dalam

 

Di Replika Laskar Pelangi besama Nurul, dan Aan

Di Replika Laskar Pelangi besama Nurul, dan Aan

Satu lagi Lokasi Syuting Laskar Pelangi adalah SD Muhammadiyah. Sekolah ini menjadi objek wisata terkenal sejak Munculnya Film Laskar pelangi yang gue bahas sebelumnya.

SD Muhammadiyah

SD Muhammadiyah

Tidak enak rasanya apabila kita beranjak dari Manggar jika tidak mencoba Kopi 1001 manggar. Kopi yang khas dan aroma yang wangi membuat kopi ini sangat terkenal.

Kopi Manggar

Kopi Manggar

Hari ke-2 Di Belitung
Hari kedua di Belitung dengan menikmati ciptaan Tuhan yang maha Kuasa di Pulau Lengkuas. Untuk bisa kelokasi ini, lo harus menyewa kapal Nelayan yang sudah di persiapkan oleh pemilik jasa kapal. Lagi-lagi gue harus informasikan bahwa semakin banyak rombongan yang bareng akan mengurangi biaya yang besar. Di karenakan kami hanya bertiga maka biaya yang kami keluarkan juga lumayan lebih besar. Usaha gue untuk berkenalan dengan Gadis Jiran di Pantai Burung Mandi tadi tidak membuahkan hasil. namun terbayar sudah ketika kita bisa mencapai Mercusuar yang berlantai 18 Lantai.

Mercusuar di Pulau Lengkuas

Mercusuar di Pulau Lengkuas

Walaupun bangunanya sudah lama namun yang pasti masih kuat dan masih jauh dari kondisi Roboh. Adapun alasannya Bahan pembuat bangunan Tua ini kebanyakan besi yang tebal. Untuk rekan-rekan yang Hobby photographer sangat menyesal jika lo tidak beraksi di sini. Batu-batu yang besar dan birunya lautan membuat suasan Belitung semakin dekat dihati. Lagi-lagi gue takjub melihat deretan beberapa Kapal nelayan yang menghantar kami.

Dari Ketinggian Lt. 18 Mercusuar Belitung

Dari Ketinggian Lt. 18 Mercusuar Belitung

 

Setelah Turun dari Mercusuar

Setelah Turun dari Mercusuar

 

View dari Depan Mercusuar

View dari Depan Mercusuar

Namun sangat di sayangkan Cuaca hari menjelang Siang hari. Hujan turun dan sedikit mengganggu cerahnya pemandangan di bawah. pengaruh terbesar adalah hanya melakukan ke destination berikutnya. Salah satunya Snorkeling.

Snorkeling Di Pulau Lengkuas

Snorkeling Di Pulau Lengkuas

Walaupun suasana mendung untuk Destination selanjut masih bisa kami kunjungi dan masih bisa kami nikmati. Yang tadinya hanya hanya bisa di pandang dari ketinggian 18 Lantai Mercusuar, namun kali ini semua Lokasi tersebut kami bisa sentuh dan kami rasakan.
P1030421
P1030442 copy
P1030268
Berhubung hari sudah Sore maka kami mempersiapkan diri untuk kembali ke penginapan untuk istirahat menjelang pulang pagi esok.
Semakin berjelajah di negeri Indonesia, semakin banyak hal yang harus kita syukuri dengan kekayaan alam yang kita miliki. Satu hari nanti gue masih akan tetap berkunjung kesini karena banyak hal yang masih di nikmati dan lo Juga harus berkunjung. Bye………… Belitung :).

Advertisements