Rajia yang Lucu

Rajia pic Taken from www.wartanews.com

Rajia pic Taken from www.wartanews.com

Hi Guys, kali ini gue akan bahas mengenai Lucunya sanksi sang berwajib saat melakukan RAJIA dokumen dan kelengkapan fisik kendaraan di jalan raya. Pasti kalau kita berbicara mengenai rajia kelengkapan kendaraan di Jalan raya tidak jauh yang namanya TiLang. Btw, Tilang itu tau gak sih kepanjangannya? Jangan sampai  lo hanya denger tapi gak tau kepanjangannya apa. *asal  lo tau pernah masuk kuis di salah satu TV swasta lhooo,”penting apa?”*. ternyata kepanjangannya BukTi peLanggaran lho. *sssttt, jangan bilang gue baru tau. Udah lama kok tau kepanjangan itu*.Kenapa gue masukin topik ini ke postingan gue kali ini, karena gue selama punya kendaraan roda dua sudah 2 kali di tilang dengan dua suasana yang berbeda. yang pertama di tilang dan yang ke dua lolos. *ujian kali lolos :D*

Mendengar Tilang karena adanya rajia ada dua hal yang gue dapat gambarkan saat ini, iri dan merasa miris juga. Kenapa?. Kalo iri berarti ceritanya adalah orang yang melakukan pelanggaran hanya bayar gocengla, cebanlah, ngaku-ngaku keluarga petinggi di mabeslah,,,,bla,bla,bla dan bla. Kalo miris berarti gue merasa bertanya-tanya “kok bisa begitu ?”.

Namun kali ini gue berbagi mengenai terwujud sudah iri gue yang selama ini belum pernah gue alami saat Rajia. Tetapi miris juga sih melihat melihat kondisi yang terjadi.#sorry bukannya munafik#. Jadi kronologisnya begini guys, ketika saya melewati jalan Daan Mogot – Jakarta barat sedang ada rajia. Gue gak tau sih apakah itu rajia besar-besaran atau tidak. Soalnya gak terlalu memahami maksud dari Rajia besar-besaran atau hanya rajia per Polsek atau per wilayah. Soalnya di berbagi BBM ada info seperti itu. “awas ada rajia besar-besaran di daerah bla,,,bla,,,bla”.

Gue sih salah tidak melengkapi kaca spion yang kanan. Sebernarnya bukan tidak melengkapi hanya saja baru kecelakaan malamnya, dan Rajia baru terjadi besok pagi. Namun karena gue belum sempat ganti alhasil posisi kaca spionnya kosong. Mengikuti jejak orang-orang yang bikin gue iri tadi sekitar  ±50-60M sebelum Tempat Rajia, gue langsung minggirin kendaraan. Eh.. ternyata di belakang gue langsung muncul salah satu anggota pihak berwajib yang sedang melakukan rajia di depan. Asli gue kaget waktu dia samperin gue dan ngomong “Selamat siang, saya anggota kepolisian. Kenapa bapak berhenti disini?, silahkan menunjukkan surat-suratnya”. Ampun dah gue langsung kaget secara kelihatannya bukan polisi tetapi polisi :D. “selamat siang pak, maaf pak tadi saya kemalingan salah satu kaca spion”.sambil  saya keluarkan surat-surat kendaraan serta SIM. “wualahh.. kalo kamu kemalingan, mana bukti pelaporan kemalingannya?, udah-udah yang cepat aja biar kamu bebas”. Dalam hati gue, kalo seandainyapun kehilangan emang bisa di tindak lanjutin secara cepat. Setau gue kudu nunggu 1×24 jam. Tetapi nyatanya karena gue sedang kecelakaan. “wah, saya masih mahasiswa pak, nggak ada duit hanya ada ceban”.”ya sudah, nanti kamu pasang ya?. nanti kalo lewat di depan bilang aja tadi sudah sama bapk (tuuuu……t di sensor guys)”. “ya pak” jawab gue. Eh ternyata gue berhenti lagi di depan tempat rajia tadi. Tadi hanya ngomong bgini aja guys “sudah tadi pak sama pak tuuu…..t”. Tancap gas deh.

Namun aneh banget jika sampai sekarang masih ada yang begini. Menurut gue pribadi, kalo emang semua di tilang, ya tilang aja. Jangan karena uang mengakibatkan tidak di berikan sanksi terhadap pengendara yang tidak melengkapi persyaratan berkendara yang baik termasuk gue yang tadi. Bukan munafik ya guys. Dari pertama gue sudah bilang antara iri dan miris. Namun gue lebih ke miris aja melihat kondisi begitu terus.

Pesan moralnya adalah jangan karena lo bisa lolos dari rajia dengan iming-iming uang tadi maka lo tidak melengkapi surat-surat kendaraan lo. Mari kita mulai dari diri sendiri agar semakin banyak yang care mengenai pentingnya berkendara yang tertib akan semua peraturan yang berlaku. Baik dari dokumen maupun kelengkapan fisik kendaraan lo. Jangan mau lagi kasih duit kasihan bangsa kita. kalau gue untuk kedepannya mending tilang deh biar gue tertib kedepannya.*sorry bukan sok. Namun itu pribadi gue*.

Advertisements
This entry was posted in Umum.

4 comments on “Rajia yang Lucu

  1. Kalau kehilangan kaca spion memang bisa lapor polisi ya? trus ntar bisa dilacak siapa malingnya? beneran polisinya nanya surat kemalingan? *penasaran :D.
    Aq & suami sekali-kalinya dicegat polisi waktu dekat perbatasan Jerman menuju Swiss. Di belakang mobil polisinya ada text “follow us”, turs kita berhenti di pinggir jalan. Deg2an padahal cuma cek surat2 aja.. trus lancar deh :).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s