Mari belajar bersyukur dan belajar :) tersenyum

Untuk kesekian kalinya saya merasa tersentuh dengan pembeli yang datang ke counter pulsa Iparku. Ya, maklumlah jika waktu libur atau ada waktu senggang saya selalu sempatkan untuk membantu mereka.hmmmmm… lumayan dari pada stress di rumah (emang tuntutan kali…?.hahahah).

Saya pribadi selalu memperhatikan betul siapa saja yang datang untuk beli pulsanya. Dan tentu berbagai karakter yang dapat saya jumpai.( Ya.. sangat bersyukur sekali masih dapat berinteraksi dengan mereka satu-persatu). Ada yang lempar uang ketika mau bayar, ada yang pamer Handphone, ada yang kaya dan raya(kaya lahhhh), ada yang sok gaul, macem-macem dech. Hehehehehe.

Namun kali ini bukan yang sombong, kaya , ataupun yang sedikit berlebihan yang mau saya bahas. Melainkan saudara kita yang tidak bisa berbicara dengan kata lain Tuna rungu. Namun bisa sedikit mengingatkan untuk tetap bersyukur dan tersenyum untuk hari-hari yang saya jalani. Dan berkat-berkat yang saya terima. Saya masih bisa bernapas, badanku masih masih utuh, otakku masih berfungsi, aliran darahku masih normal. Saudara kita itu adalah cewek. hmm.. kalo masalah umur, ya kira-kira empat tahunan. Dan inget banget waktu itu, dia mengenakan kaos warna kuning. Yang pertama dia langsung senyum, tentu saya balas juga dengan senyum. Kemudian si gadis kasih nomornya, seperti biasa saya selalu memastikan apakah benar nomor HP + nominal yang diisi. Karena ada beberapa orang, ketika mau diisi nomor yang diberikan, tiba-tiba bilang “mas-mas, jangan yang sepuluh ribu ya, yang lima ribu saja”. Jelas-jelas di catat Rp.10.000; (cape dechhhhh…). Namun, gadis tersebut hanya angkat jari tangan kiri dan kanan. Orangnya tidak terlalu cantik, namun manis. Untuk memastikan apa yang ada dalam pikiran saya, saya Tanya lagi, “dek udah kelas berapa?”. Namun dari bibirnya hanya bergerak dan suara tidak ada sambil menunjukkan jari telunjuk tangan kiri dan tangan sebelah kanan jari telunjuk, tengah, manis, kelingking. Namun, sambil saya isi pulsanya dan hati sedih. Namanya saja tidak bisa saya Tanya, mengingat dia tidak bisa bicara.

Yang membuat saya tersentuh adalah ketika pertama datang, dan ketika mau pergi  Adalah J, yupsss Smile. Dan setelah saya piker-pikir, benar juga ya kata para motivator yang selalu ada cuap-cuap di tipi(TV), dan juga berbagai media lainnya. “kita harus senyum ke semua orang , kita harus memberikan aura positif lewat senyum,,,,bla-bla dan bla,,bla” kira-kira seperti itulah kiat-kita para motivator di acara mereka masing-masing.

Dari situlah saya mulai merasakan bahwa saya akan tetap bersyukur dengan apapun kekurangan saya. Ternyata masih banyak orang yang lebih menyedihkan daripada kita yang normal ini. Jika saudara kita yang satu ini masih bisa berbagi senyum, kenapa kita tidak melakukan hal yang sama? Toh juga gak bayar khan?.

Mulai sekarang mari kita bersyukur atas apa yang kita terima, besar kecil yang kita terima pasti gak ada puasnya, yang paling miskin pasti masih ada yang lebih miskin, yang lebih kaya pasti ada yang lebih kaya, yang lebih cantik/ganteng pasti masih ada yang lebih cantik/ganteng. Namun kita harus syukuri apa yang ada didiri kita. Saya dan kamu sekalian mari belajar bersama teman-teman.

Trip Tidung 18-19 Mei 2012

Pernah gak sihh, lo pada mau travel tanpa ada persiapan?

kalopun pernah, ada kemungkinan yang terjadi.

1. Travel ke Tempat yang sudah pernah dikunjungin sebelumnya.

2. Gabung ke Group yang sudah kenal(Mungkin ada tawaran mendadak)

3. Atau ngikut sama keluarga.

Tapi kali ini travel yang bener-bener travel gila. why? persiapan gak ada, lokasi di tentukan hanya 30 menit, blom tau lokasi seperti apa, teman gak ada. bisa kebayangkan?:“{}+_)(| . itu dia yang gue alami dalam perjalanan kali ini. habis latihan dari gereja kira-kira 11an, saya bingung mau kemana Jumat dan sabtu. karena memang long Weekend. kalo minggu sihh, emang buat gue greja juga. Jadi tidak terlalu merasa Boring di hari Minggunya. akhirnya dengan Laptop dan  Modem, akhirnya gue mendapatkan ilham. dalam 30 menit dapat ilham bagus juga ya. kalo

ilham yang gue dapat ini sudah komplit. Yakni: Tujuan, Budget, serta penginapan. yupsss.. lokasinya adalah Tidung. dari info yang gue dapatkan dari mbah google, tempatnya lumayan bagus dan tentu dekat dengan jakarta.

mbah google ini memang baik. beruntung sekali kita berada di zaman yang modern ini. Muai dari A sampai Z, lo pasti bisa mendapatkan apa yang ingin lo tau. Gue coba search mengenai penginapan, yang gue temukan sangat mahal-mahal. Mungkin karena Long weekend juga mungkin.dan kebanyakan sih, kalau kita mau travel ke Pulau-pulau kecil begitu, pasti ikut tour alias paket. Tapi kalo gue, tetap saja gak niat kalo ikut ambil paket tour dan pasti gak bebas untung hunting foto-foto, mencicipi makanan lokal, dll. Namun teman-teman backpacker pasti punya History yang asyk mengenai petualangan mereka. Dan gue tentu mendapatkan semua informasi tersebut. Mulai dari harga tiket penyebrangan, penginapan, transportasi di Tidung. Dari semua blog yang gue kunjungi, gue menemukan nama salah satu penduduk di Tidung, dan ternyata memang rumah beliau sudah sering di kunjungi oleh backpacker.Nama beliau adalah pak Masrum. jam 23:20 wib gue coba telepon namun gak diangka.*ya ialahh.. jam 11 pasti sudah tidur*. gue juga gak sopan teleponan jam segitu tapi karena memang semangat untuk travel, ya gw coba dech :P. karena orangnya gak ngangkat, alhasil gue catat dulu nomornya dan juga beberap nomor orang yang ada dalam  list teman-teman Backpacker tadi. ya berdoa sebelum tidur berharap ada yang bisa di hubungin pagi harinya.hehehehehe.

eh ternyata benar jam 6an pagi sudah ada panggilan tak terjawab di HP gw. betapa kagetnya gue, karena yang hubungin gue pak Masrum sendiri *sesuatu kan  *. Akhirnya gue telepon balik. Dan dari pembicaraan kami, kami sepakat untuk ketemuan dan nginap di rumah beliau. sesuatu juga sihh(ala syahrini). tapi gue belum ada persiapan untuk berangkat jika masuk trip pertama yakni jam 07:00 wib pagi. Bangun pagi aja telat :P. dan informasi yang gue dapat hanya dua kali penyebrangan ke Tidung yakni jam 07:00 wib pagi dan jam 13:00 wib. jam 07:00 beliau telepon ke gue lagi, menanyakan jam dan pakai kapal apa untuk nyebrang. ya tentu dengan yakin gue jawab,”sorry pak, gue yang jam 13:00an ya“. padahal gaktau juga masih ada kapal jam segitu. Jam 10:00 wib langsung menuju angke, nyampe kira-kira jam 12 kurang. dan kali ini pengalaman yang sangat aneh. kenapa aneh? soalnya yang gue tanya ketika tiba di Muara Angke adalah Bapak petugas pelabuhan disana mengenai jadwal kapal yang mau berangkat jam 13:00 wib. eh jawaban dia malah “mas gak ada jam segini, tadi pagi sudah jalan”. gue kaget donk. orang di forum, blog juga disebutkan ada jam 13:00 wib dan gue tegasin lagi pertanyaan gue “pak, bukannya ada jam 13:00 wib ya?”. “oh gak ada lagi mas, besok aja datang”. hmm… emang si bapak-bapak itu gak ngerti apa Rada ya #pisss pak#. Tapi gue gak langsung pulang, mending nanya sama awak kapalnya.#hahahaha…bandal ceritanya#. tapi berbuah hasil juga lhoo ketika mau nanya ke awak kapal disana, eh..ada rombongan keluarga yang nanya “mas-mas mau kemana? *untung gak bilang gini, “mas-mas mau keTidung ya?”,”qo tau?..” ala sule*. “oh ini mau ke Tidung pak, masih ada gak ya jadwal penyebrangan?”.”wah.. kebetulan nihh, kumpul saja dulu. kita masih kurang”. “oh bgitu tohh?”.kata gue.”ia nihh mas, yang dari Tidung belum balik kesini, jadi kita nunggu kapal yang dari tidung dulu”. akhirnya gue dan keluarga dia ngobrol-ngobrol, hmmm… dan ternyata dari sumatra juga asalnya :). akhirnya ngobrol dekat dech.*jangan salah mas bro dan mba bro itu tips socializing buat pemula backpack*.

Ttak terasa jam menunjukkan jam 1 lewat 5 menit. dan kapal pun tiba yang dari tidung. busetttt, Rame banget. kayak ikan rebus di susun rapih. weitss jangan salah penumpangnya orang liburan semua :D. kendala kembali ada,ternyata kapal itu bukan kapal yang mau jalan.#berpikir lagi, trus yang jalan mana?#. trus bapak yang tadi nanya lagi sama awak kapal yang baru tiba *lupa nama kapalnya* “trus mana yang mau jalan ya?”. “gak adalagi pak” sahut awak kapalnya. “namun, bentar lagi bakal jalan kapal cepat, namun mahal”. dan kalo menggunakan kapal ini jarak tempuh hanya 2 jam. tapi kalo kapal yang tadi jarak tempuhnya 3jam. ya dari pada gak jalan akhirnya kita pilih pakai kapal itu dech. hmm… harganya lumayan mahal 70 ribu. tapi jangan salah, enak didalam karena memang orang-orang didalam sedikit. dan perjalanan akhirnya mulai. didalam pasti nyaman. habis cuman sedikit dan bebas dech tidur-tiduran . walau gak bisa tidur sihh soalnya berisik.  Jam 3an akhirnya tibalah di tidung. gue langsung ketemu sama pak Masrum yang sudah setia menunggu.

setelah kenalan dan ngobrol-ngobrol, gue baru tau kalo pak Masrum lagi mau promo agen.dan memang mau rencana mau buka bisnis di bidang travel juga sihh.  lumayan nambah ilmu dari beliau.  Jika gue bandingin dengan tempat wisata yang lain, tempat ini sedidkit berbeda menurut gw. kenapa? yang pertama gak ada Hotel, gak ada ATM, jalanan tidak bising, layaknya jakarta, dan tentu penginaan di gabung dengan warga (Home stay). Tentu merasa asing. dan karena memang gue menginap di rumah pak Masrum jadi tenang dech. naroh tas, dan tentu bersantai sebentar. setelah itu, gue langsung di ajak oleh beliau melihat melihat sunset ke jembatan cinta yang jadi icon dari Pulau Tidung. untuk menempuh ke jembatana cinta dari homestay disana, semua rata-rata menggunakan sepeda. tapi hari itu gue beruntung sekali. soalnya motor di kasih sebagai transportasi gue. salut juga sihh sama beliau. langsung percaya sama gue. ya memang sihh, gw tulus mau menikmati Tidung, bukan untuk cari masalah dengan siapapun. dan malah seneng juga, bisa mengenal beliau.:).    tibalah di jembatan cinta yang banyak di bicarakan orang-orang. bagus juga sunsetnya, dan gue masih mendapatkan itu.

paginya lagi-lagi gue menggunakan motor pak Masrum untuk mengejar sunrise. eh… setelah sampai disana, sama seperti pas sorenya. orangnya rame hunting foto.dan tentu gue juga tidak mau ketinggalan, dengan modal numpang di foto sama orang-orang yang lewat disitu aja  *ini juga tips backpack lhoo smart Documenting*.

namun karena gue gak banyak waktu dan pagi lagi sudah harus balik jakarta, mak saya kemabli ke penginapan untuk sarapan pagi dan tentu mau beres-beres pulang ke jakarta. namun cerita gue kali ini antara travel dan mau usaha tour :D.dan tentu gw masih akan kesini, lain waktu. tentu bukan dengan cerita yang sama.heheheeh ya.. ialah…….. karena gue jadi partner pak Masrum.